Tampilkan postingan dengan label Tips Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Keluarga. Tampilkan semua postingan

18 Manfaat Kulit Jeruk Yang Mungkin Tidak Kita Tahu


1) Mencegah mabuk perjalanan.
Satu jam sebelum naik mobil, ambilah secuil kulit jeruk yang segar terus dekatkan ke hidung anda dan hiruplah aroma jeruk di kulitnya. Setelah naik mobil, terus menghirup minyak kulit jeruk itu untuk mencegah mabuk perjalanan.

2) Mencegah frostbite (radang dingin).
Bakarlah beberapa kulit jeruk dan giling sampai menjadi bubuk, campurkan dengan minyak sayur dan oleskan ke daerah yang bengkak karena cuaca dingin tersebut.

3) Mengobati bronchitis (radang pada saluran paru-paru) kronis.
Taruhlah 5 sampai 15 gram kulit jeruk kedalam sebuah gelas, tambahkan air yang mendidih untuk membuat segelas "teh kulit jeruk". Minumlah sesering mungkin .

4) Mengobati batuk.
Taruhlah 5 gram kulit jeruk kering kedalam 2 gelas air dan rebus selama 10 sampai 15 menit kemudian tambahkan beberapa jahe dan gula merah. Minumlah selagi hangat.
5) Mengobati konstipasti (sembelit/ susah buang air besar). 
Rebus 12 gram kulit jeruk segar atau 6 gram kulit jeruk kering dengan air untuk 10 sampai 15 menit. Minumlah 2 kali sehari untuk mencegah sembelit (susah buang air besar).

6) Mengobati hangover (perasaan sakit pada waktu bangun pagi setelah minum minuman keras terlalu banyak).
Rebuslah 30 gram kulit jeruk segar dengan air untuk 15 sampai 20 menit, tambahkan sedikit garam dan minumlah.

7) Mengobati sakit geraham.
Taruhlah sepotong kecil kulit jeruk yang segar ke dalam mulut anda selama 10 menit sebelum anda tidur. Tetaplah biarkan di dalam sampai anda merasa kurang nyaman.

8) Merawat dan mengobati gigi yang sensitif.
Apakah gigi anda menjadi terasa sensitif setelah makan jeruk? Taruhlah kulit ke dalam gelas dan tambahkan air mendidih, tutup gelasnya selama 5 sampai 10 menit kemudian minumlah.

9) Mengobati mastitis (payudara terasa bengkak saat produksi ASI berlebih).
Rebuslah 30 gram kulit jeruk yang segar dan 6 gram licorice (akar manis) dengan air. Minumlah dua kali sehari.

10) Menghilangkan bau mulut.
Mengunyah sepotong kecil kulit jeruk yang segar dapat menghilangkan bau mulut.

11) Menghilangkan gejala alergi sehabis makan ikan dan kepiting.
Rebuslah beberapa potong kulit jeruk segar dengan air dan minumlah.

12) Menghentikan muntah dan mengobati perut yang sakit.
Rebus beberapa potong kulit jeruk dengan jahe yang segar bersama air dan minumlah.

13) Mencegah sesak di dada (sesak napas).
Tambahkan air didih ke dalam gelas yang berisi kulit jeruk segar, tutuplah selama 10 menit, dan tambahkan gula sebelum kamu meminumnya, ia dapat menghentikan rasa sesak di dada dan radang tenggorokan.

14) Mengobati masalah pencernaan.
Rendam 50 gram kulit jeruk dengan wine putih untuk kurang lebih selama 20 hari, ini sangat baik buat pencernaan, pusing dan muntah. Jika kamu makan terlalu banyak makanan berlemak dan merasa panas dalam, cobalah cara ini.

15) Menghilangkan dahak di dalam paru paru.
Rendamlah sepotong kulit jeruk ke dalam wine putih untuk kurang lebih 20 hari dan minumlah, semakin lama direndam, hasilnya akan semakin baik.

16) Mengatasi kedinginan.
Rebus beberapa kulit jeruk dan jahe segar di dalam air untuk kurang lebih 15 sampai 20 menit, tambahkan gula merah, dan minumlah seperti teh. Cara ini dapat mengobati kedinginan, flu, muntah dan batuk.

17) Mengembalikan nafsu makan yang kurang.
Ambillah kulit jeruk yang segar dan jemurlah sampai kering. Campurkan kulit jeruk itu dengan daun teh. Ketika kamu sedang tidak punya nafsu makan, tambahkan air yang masak ke dalam dan aduklah bikinlah segelas "teh kulit jeruk". Cara ini dapat mengembalikan nafsu makan kamu yang hilang.

18) Mengobati radang pankreas.
Rebus 30 gram kulit jeruk dan 10 gram licorice (akar manis) dengan air.
[michele-runnerpercaso]
More about18 Manfaat Kulit Jeruk Yang Mungkin Tidak Kita Tahu

Trik Memanggang Ikan Agar Tak Mudah Hancur


 UNTUK beberapa alasan, makanan laut terutama ikan, perlu penanganan ekstra saat dipanggang. Daging ikan cenderung sangat halus dan butuh teknik khusus dalam mengolahnya.

Makanan laut yang lebih kecil, seperti udang dan kerang dapat segera matang dan tidak perlu penanganan khusus, hanya taruh di atas bara api. Tetapi kenyataannya, ada cara mudah untuk membuat masakan sempurna jika Anda tahu langkah-langkahnya.

Ini dia tips yang bisa Anda terapkan ketika memanggang ikan, seperti dilansir Shine:

Jangan kuliti ikan

Kebanyakan resep meminta Anda untuk menghilangkan kulit ikan untuk hidangan yang dipanggang. Sebenarnya, Anda tidak perlu repot melakukannya.

Memanggang ikan merupakan metode memasak dimana Anda bisa sedikit berinteraksi dengan makanan yang akan Anda buat agar tersaji dengan benar. Untuk mencegah ikan fillet hancur ketika dipanggang, jangan hilangkan kulitnya saat dibersihkan. Kulitnya juga memiliki rasa yang enak.

Beberapa jenis ikan, seperti ikan Forrel atau ikan tuna, memiliki tekstur yang krispi ketika dipanggang. Ikan yang lebih liat, seperti salmon, lebih baik disantap tanpa kulit. Anda bisa menghilangkan dengan lembut kuit ikan setelah ikan selesai dipanggang.

Gunakan kawat pemanggang

Cara lain untuk mencegah ikan hancur saat dipanggang adalah menggunakan kawat pemanggang. Model kawat pemanggang ada beberapa bentuk dan ukuran, tetapi prinsip penggunaannya sama, Anda hanya perlu menempatkan ikan di atasnya lalu jepit sehingga posisinya tidak bergeser saat di bolak-balik. Ini mencegah hancurnya ikan.

Masak ikan dalam satu bungkus

Mengukus ikan juga merupakan cara yang bisa Anda coba. Cara ini menjaga ikan agar tidak kering. Anda bisa memanggangnya dengan cara membungkus ikan di dalam kertas alumunium. Kertas alumunium ditumpuk menjadi dua lapis, lapisi dengan cooking spray atau minyak.

Lapisi ikan dengan bumbunya di kertas alumunium, Anda bisa menambahkan irisan sayur atau lemon. Letakkan ikan dengan jarak tidak terlalu rapat bila ingin mengukus beberapa ikan dalam satu bungkusan. Lipat sisa kertas alumunium agar ikan terbungkus sempurna.

Letakkan bungkusan ikan di atas api dengan suhu di atas medium atau bila menggunakan arang, dengan jarak 4-6 inci dari batu bara dengan suhu sedang. Tutup panci dan masak hingga matang sekira 8-10 menit untuk ikan salmon dan sejenisnya, sedangkan untuk udang dan kerang kira-kira 30 menit.

Untuk mengangkat ikan, gunakan spatula yang besar atau sarung tangan tahan panas. Secara perlahan, buka tutup panci pengukus saat ikan sudah matang dan biarkan uap panasnya berkurang.

Cobalah menggunakan papan

Mungkin kedengarannya hanya khayalan, tetapi memanggang makanan laut di atas sebuah papan lebih mudah dibandingkan memanggang ikan secara langsung di perapian. Trik yang perlu Anda tahu hanyalah menggunakan papan kayu. Pastikan Anda merendam papan di air selama dua jam sebelum digunakan.

Selain itu, letakkan ikan fillet di atas papan kayu yang telah direndam, tutup ikan, lalu panggang sampai matang. Dengan teknik ini, Anda tidak perlu membolak-balik ikan. Anda hanya perlu meyesuaikan posisi dari papan agar suhunya tidak begitu panas jika Anda memanggangnya di atas api yang ekstra panas dan ikan tidak cukup matang.

Anda bisa menikmati aroma lembut yang didapat pada ikan saat memanggang menggunakan papan. Jika Anda tidak ingin menggunakan papan, maka Anda bisa dapat menggunakan dua lapis kertas alumunium yang tebal. Semprotkan cooking spray atau olesi minyak pada kertas alumunim agar tidak lengket.

Gunakan tusukan atau wadah besi

Cara ini cocok untuk memasak udang kecil dan kerang. Anda bisa saja membakar udang kecil dan kerang di atas bara api, namun agak sulit membolak-baliknya karena terkadang seafood yang berukuran kecil ini mudah jatuh ke api.

Panggang udang dan kerang menggunakan tusukan untuk meminilisasi udang dan kerang terjatuh ke api, selain itu Anda bisa memutar-mutar udang dan kerang dengan mudah. Bila tidak mempunyai tusukan, Anda bisa memanggang udang dan kerang menggunakan wadah besi atau buat sendiri dengan menggunakan dua lapis kertas alumunium yang tebal.
[kaskus]
More aboutTrik Memanggang Ikan Agar Tak Mudah Hancur

Cara Mudah Agar Bayi Anda Makin Cerdas


Bayi-akan-Makin-Cerdas-Jika-Anda-Memberinya-Nutrisi-IniOmega-3 telah dikenal sejak lama sebagai nutrisi penting bagi perkembangan otak. Itulah sebabnya, ibu hamil sangat disarankan untuk mengkonsumsi suplementasi Omega-3 dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan asam lemak esensial ini dalam tubuh, yang umumnya sangat kurang didapatkan dari pola makan sehari-hari, agar perkembangan otak dari janin yang dikandungnya dapat berlangsung optimal.

Sekilas tentang Omega-3

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berfungsi dengan baik. Salah satu manfaat paling penting dari Omega-3 adalah efek anti peradangan yang dimilikinya. Banyak penyakit, seperti penyakit jantung dan arthritis, sangat berkaitan dengan proses peradangan. Omega-3 dapat mengurangi peradangan, sehingga mampu mencegah berbagai penyakit kronis tersebut.

Meski penyakit-penyakit kronis tersebut paling sering menyerang orang dewasa, bukan berarti bayi Anda tidak membutuhkan Omega-3. Omega-3 sangat penting bagi kesehatan anak, bahkan sejak mereka belum lahir (masih berupa janin dalam kandungan). Berikut ini beberapa manfaat pentingnya:

Perkembangan Otak. Beberapa penelitian menemukan bahwa makanan bayi yang diperkaya dengan asam lemak Omega-3 yaitu DHA, menunjukkan adanya peningkatan pada koordinasi tangan dan mata, respon dan perhatian terhadap lingkungan, kemampuan bersosialisasi, dan skor tes kecerdasan. 

Penelitian juga menemukan bahwa anak usia 4 tahun yang terlahir dari ibu yang mengkonsumsi suplemen Omega-3 (EPA dan DHA) selama hamil dan bulan pertama menyusui, mendapatkan skor tes kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang terlahir dari ibu yang tidak mengkonsumsi suplemen EPA dan DHA.

Turunkan Risiko Asma. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa anak-anak dan remaja yang terlahir dari ibu yang mengkonsumsi suplemen Omega-3 selama hamil ternyata memiliki risiko mengalami asma yang lebih rendah.

Penunjang Pertumbuhan. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ketika formula susu dan makanan bayi ditambahkan dengan Omega-3, ini dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak bayi yang lahir prematur.

Cegah Kelahiran Prematur. Di tahun 2003, sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi telur yang diperkaya dengan Omega-3 ternyata memiliki risiko lebih kecil melahirkan prematur dibandingkan dengan para wanita yang tidak mengonsumsi telur.

Selain itu, ada beberapa kondisi kesehatan pada anak-anak yang diyakini mampu diatasi dengan konsumsi suplementasi Omega-3.

ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder). Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi asam lemak Omega-3, terutama dengan dosis EPA yang lebih tinggi, terbukti efektif dalam perawatan anak yang mengalami ADHD. 

Anak yang menderita ADHD umumnya memiliki level Omega-3 dalam tubuhnya yang lebih rendah daripada normal, sehingga suplementasi Omega-3 akan membantu dalam hal perbaikan perilaku, penurunan hiperaktivitas, serta peningkatan perhatian anak terhadap lingkungan.

Depresi. Minyak ikan sering digunakan dalam perawatan depresi pada orang dewasa, dan ada beberapa penelitian serupa yang dilakukan pada anak-anak. Sebuah studi pada tahun 2006 menemukan bahwa suplementasi minyak ikan mampu mengurangi gejala depresi pada anak usia 6 – 12 tahun secara signifikan.

Diabetes. Sebuah penelitian mengamati anak-anak yang memiliki risiko tinggi terkena Diabetes Tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang banyak mengkonsumsi Omega-3 dalam pola makannya sehari-hari mengalami penurunan risiko penyakit ini.

Asma. Omega-3 mampu mengurangi peradangan di saluran pernafasan. Sebuah penelitian terhadap 29 anak penderita asma menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi minyak ikan selama 10 bulan mengalami lebih sedikit gejala asma daripada mereka yang tidak mengkonsumsi minyak ikan.

Omega-3 merupakan salah satu dari sekian banyak nutrisi esensial bagi tumbuh kembang anak. Jadi, sayangi anak-anak Anda dengan memberikan nutrisi penting ini dalam jumlah cukup setiap harinya! 
[
More aboutCara Mudah Agar Bayi Anda Makin Cerdas

Tips Mudah Memadamkan Kebakaran di Rumah






Kebakaran kecil kerap terjadi di rumah, bisa disebabkan puntung rokok, kompor atau tabung gas yang meledak, atau hubungan arus pendek listrik. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memiliki tabung pemadam kebakaran (fire extinguisher) di rumah.


Tabung pemadam kebakaran amat beragam, mulai ukuran 1 kg hingga 30 kg. Penggunaan ukuran tabung tergantung luas ruangan dan potensi api yang mungkin terjadi.

Perawatan tabung pemadam api sangat mudah, tetapi hindari meletakkan tabung di lantai, karena tabung akan berkarat. Tempatkan tabung 1,5 meter di atas lantai di tempat yang mudah diakses.

Bila bahan pemadam dalam tabung habis, segera isi ulang. Periksa tabung setiap bulan, apakah siap digunakan atau tidak. Jika jarum penunjuk ada di posisi warna hijau, berarti tabung siap digunakan; bila menunjuk warna merah berarti bahan pemadam habis.

Cara menggunakan tabung pemadam biasa disingkat PASS: Pull (tarik pin pengaman tabung), Aim (arahkan selang ke sumber api), Squeeze (tekan alat penyemprot), dan Sweep (lakukan penyemprotan seperti menyapu).

Kiat Memadamkan Api

Ketidaktahuan cara memadamkan api, sering membuat api kecil menjadi besar dan menyebabkan kebakaran. Untuk itu ada beberapa langkah yang perlu diketahui:
1. Jangan panik. Sebisa mungkin tangani sendiri, jika terjadi kebakaran kecil. Jika beramai-ramai akan menimbulkan kepanikan.
2. Ambil tabung pemadam
3. Cari sumber api
4. Saat penyemprotan, cari jalan keluar agar terhindar dari api bila api tak padam dan menjadi besar
5. Jangan menyemprot bagian atas api, tetapi sumber api di bagian bawah. Lakukan penyemprotan sumber api seperti orang menyapu sambil maju pelan-pelan
6. Saat menyemprot api, bungkukkan badan sedikit. Posisi badan yang tegak sangat berbahaya jika api tak padam dan membesar
7. Penyemprotan butuh waktu maksimal 11 detik. Bila lebih lama dari itu dan api tak padam, sebaiknya segera cari bantuan

[rumah.com]
More aboutTips Mudah Memadamkan Kebakaran di Rumah

Cara Mendidik Anak yang Baik Sesuai Usia

Mendidik anak merupakan tanggung jawab orangtua yang harus diemban dengan baik.  Anak-anak adalah ibarat seperti selembar kertas putih dan orangtuanyalah yang nantinya akan memberikan warna.  Maksudnya adalah baik atau jeleknya tingkah laku anak merupakan hasil dari orangtuanya dalam mendidik anak-anak mereka.  Oleh karena itu mendidik anak tidak boleh dianggap enteng dan remeh.  Karena pendidikan yang diberikan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dirinya.

Tiap orangtua akan memiliki gaya dan pola mendidik yang berbeda-beda, sesuai dengan karakter yang dimiliki oleh para orangtua tersebut.  Setiap orangtua akan merasa bahwa dirinya sudah memberikan dan mendidik dengan benar sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang telah dimilkinya.

Karena mendidik anak bukanlah perkara yang mudah, tak jarang para orangtua akhirnya mendidik anaknya melalui jalur sekolah atau pondok pesantren.  Ketika anak dididik di sekolah atau di pondok pesantren belum tentu anak akan menjadi anak yang sesuai dengan harapan orangtua, minimal menjadi anak yang baik.  Ketika anak tidak tumbuh sesuai dengan harapan bukan berarti pihak guru ataupun pihak sekolah/pesantren dijadikan kambing hitam karena telah gagal dalam mendidik anak atau murid.

Para guru juga hanyalah manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan.  Termasuk dalam mendidik anak.  Semua dari anak didiknya juga belum tentu semuanya akan menjadi anak-anak yang berhasil, ada yang berhasil dan adapula yang tidak berhasil.

Lalu bagaimanakah cara mendidik anak yang benar?  Apakah ada cara yang efektif dalam mendidik anak?  Secara garis besar teladan yang terbaik yang bisa kita jadikan rujukan dalam mendidik anak yang benar adalah sesuai dengan cara Rasulullah dalam mendidik anak. 

Berikut ini adalah tahapan cara mendidik anak ala Rasulullah

1.  Mendidik anak usia 0 hingga 6 tahun

Anak usia 0-6 tahun merupakan usia emas atau Golden Age.  Anak pada usia ini akan mengalami masa tumbuh kembang yang sangat cepat.  Percepatan tumbuh kembang ini bisa dirangsang dengan mainan.  Mainan akan sangat membantu agar anak menjadi anak yang cerdas. 

Sedangkan Rasulullah sendiri menganjurkan kepada kita untuk senantiasa berlemah lembut terhadap anak kita yang masih berusia dari 0 hingga 6 tahun.  Memanjakan, memberikan kasih sayang, merawat dengan baik dan membangun kedekatan dengan anak merupakan pola mendidik yang baik.  Jadikan anak merasa aman, merasa dilindungi dan nyaman bersama orangtua.  Ketika anak nakal maka janganlah membiasakan untuk dipukul supaya anak mau menurut.  Memukul ataupun memarahi anak pada usia ini bukanlah cara yang tepat.  Berikanlah kesempatan pada anak agar merasakan kebahagiaan yang berkualitas dimasa kecil.

2.  Mendidik anak usia 7 hingga 14 tahun

Perkenalkanlah anak dengan tanggung jawab dan kedisiplinan pada usia ini.  Kita bisa melatihnya mulai dari memisahkan tempat tidurnya dan mendirikan shalat 5 waktu.  Pukullah anak ketika anak tidak mau mendirikan shalat.  Tapi bukan pukulan yang menyakitkan atau pukulan di kepalanya.  Atau kita bisa membuat sanksi-sanksi ketika anak melanggar, namun sanksi yang diberikan usahakan sesuai dengan kesepakatan antara anak dan orangtua.

“Perintahkan anak-anakmu untuk shalat saat mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkannya ketika mereka berusia 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”     (HR. Abu Dawud)

3.  Mendidik anak usia 15 hingga 21 tahun

Anak pada usia ini adalah usia dimana anak akan cenderung memberontak.  Namanya juga dunia remaja.  Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan yang baik kepada anak.  Fungsinya adalah agar kita bisa meluruskan anak ketika anak berbuat kesalahan, karena kita dekat dengan anak.  Timbulkan rasa nyaman pada anak bahwa kita orangtua namun bisa bersikap seperti sahabat setia.  Sahabat setia yang siap mendengar segala cerita dan curahan hati anak.

Masa ini adalah masa pubertas untuk anak-anak.  Jangan sampai ketika anak-anak punya masalah namun mereka cari solusi dan cari curhat ke tempat orang lain.  Didiklah anak dengan membangun persahabatan meskipun kita adalah orangtuanya, agar anak tidak merasa bahwa kita adalah orang ketiga yang tidak boleh tahu tentang permasalahan dirinya.

Para orangtua juga dilarang untuk memarahi dan menghardik anak di hadapan adik-adiknya ataupun di depan kakak-kakaknya.  Maksudnya supaya harga dirinya tidak jatuh sehingga anak tidak merasa rendah diri. Jalinlah pendekatan yang baik kepada anak.

4.  Mendidik anak usia 21 tahun keatas

Mendidik anak usia ini adalah dengan memberikan kepercayaan dan memberikan kebebasan.  Kebebasan bukan berarti anak akan berbuat sebebas-bebasnya, namun biarkan anak bertindak dengan alasan yang jelas dan masuk akal serta tidak menyalahi aturan. 

Kita sebagai orangtua hanya sekedar memantau dan memberikan pengarahan ketika anak merasa ada kesulitan.  Bukan denga cara mendikte karena nantinya anak tidak akan bisa mandiri.  Biarkan anak untuk berlatih membuat keputusan dan melaksanakannya, kita sebagai orangtua adalah dengan mendoakannya.

Anak berhasil ataupun anak tidak berhasil adalah pilihan.  Dan yang sangat berperan adalah para orangtua terutama pola asuh dan cara mendidik anak tersebut.  Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya menjadi anak yang sukses, oleh karena itu berikanlah dan didiklah anak dengan cara yang benar.  Karena anak adalah aset berharga yang bisa mendoakan dan memberikan manfaat untuk orangtuanya terlebih ketika orangtua sudah meninggal yaitu doa anak shaleh.
More aboutCara Mendidik Anak yang Baik Sesuai Usia

5 Cara Mudah Mendidik Anak Supaya Patuh


Bukan dengan menghukum atau cara kekerasan.

Anak yang patuh bukanlah dibentuk dengan cara kekerasan atau hukuman. Kepatuhan pada anak justru bisa dimunculkan dari kesadaran dalam diri anak tersebut. Orangtua sebaiknya mendidik kepatuhan anak dengan cara yang membuatnya menyadari bahwa kepatuhan adalah nilai positif.

Sayangnya hal itu tidaklah tidaklah mudah. Semua harus melewati proses yang membutuhkan kesabaran dan usaha ekstra, dan tentunya hal ini bukanlah hal yang tidak mungkin.

Berikut adalah cara untuk melatih dan membuat anak supaya menjadi lebih patuh:

1. Konsisten
Untuk melatih anak supaya lebih patuh Anda harus konsisten dalam menentukan peraturan. Bila hari ini Anda melarangnya bermain di jalanan, maka minggu depan peraturan ini harus tetap dijalankan, karena anak selalu mencari celah untuk bisa melanggar aturan yang dibuat orangtuanya.

2. Bersikap lembut
Anak umumnya tidak dapat merespon dengan baik bila kita menghadapi mereka dengan bentakan atau amarah. Tegas bukan berarti harus bersikap keras, Anda bisa lebih lembut. Coba untuk mengerti perasaan mereka dan tekankan bahwa mereka harus bisa mengikuti peraturan dan arahan Anda.

3. Beri contoh
Ini adalah cara yang paling efektif untuk membuat anak patuh. Beri contoh pada mereka apa yang harus mereka perbuat. Jangan sampai mereka justru melihat Anda melakukan hal yang Anda larang kepada mereka.

4. Puji mereka
Jangan ragu untuk memuji dan membesarkan hati mereka ketika mereka melakukan hal yang kita inginkan. Dengan begitu mereka akan merasa lebih dihargai atas usahanya.

5. Menjelaskan hal kepada mereka
Jelaskan kepada mereka maksud dan tujuan baik Anda menetapkan aturan pada mereka, sehingga mereka mengerti kenapa mereka harus mematuhi peraturan yang Anda buat. 

[http://forum.kompas.com]
More about5 Cara Mudah Mendidik Anak Supaya Patuh

15 Cara Mudah Meningkatkan Kecerdasan Anak


Memiliki anak yang kreatif dan cerdas adala impian semua orang tua. Membangun kecerdasan anak, sepenuhnya adalah kewajiban Anda sebagai orang tua. Oleh karena itu, Anda harus mempelajari hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir anak.

Seperti dilansir dari ivillage, berikut ini 15 hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu meningkatkan kecerdasan intelektual anak, antara lain:

1. Sediakan sarapan sehat setiap pagi
Menurut penelitian yang dilakukan di Ulm University, Jerman, pelajar yang mengawali hari dengan sarapan pagi setiap harinya, memiliki memori yang tajam dan lebih waspada dibandingkan dengan pelajar lain yang melewatkan sarapan pagi.

Sebuah studi dari Inggris juga menemukan bahwa sarapan yang kaya karbohidrat kompleks membantu anak-anak mempertahankan kinerja mental, khususnya mempengaruhi perhatian dan memori.

Berikan sarapan sehat seperti buah, sereal gandum, susu rendah lemak dan makanan kaya protein seperti kacang-kacangan dan telur agar anak mendapatkan sumber utama bahan bakar yang dibutuhkan otak.

2. Berikan beberapa pertanyaan untuk memancing ide anak
Tanyakan kepada anak beberapa pertanyaan, seperti bagaimana harinya di sekolah, atau dimana liburan terbaik menurutnya. Hal ini akan mendorong anak Anda untuk memikirkan ide-ide baru yang dapat membantu menciptakan hubungan saraf baru di otak.

3. Bangun suasana keluarga yang hangat
Penelitian menunjukkan bahwa suasana emosional yang hangat dan stabil sangat penting untuk perkembangan fungsi kognitif dan ketrampilan anak. Sebaliknya, anak-anak dengan orang tua yang keras memiliki risiko yang lebih besar terhadap masalah ketrampilan.

4. Memprioritaskan jam tidur anak
Jika anak Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, dirinya mungkin akan kehilangan kemampuan otak yang berharga.

Tidur mempengaruhi setiap aspek fungsi kognitif anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan cukup tidur lebih mungkin untuk berperilaku buruk di sekolah dan kesulitan memusatkan perhatian pada pelajaran.

Tetapkan waktu tidur yang konsisten dan waktu bangun untuk anak Anda, matikan TV, komputer atau perangkat lain dua jam sebelum anak berangkat tidur.

5. Penuhi asupan asam lemak omega-3 pada anak
Asam lemak omega-3 bermanfaat bagi otak dengan mengaktifkan area otak yang berpotensi mendorong peningkatan perhatian, memori dan aspek kognitif lainnya.

Berikan suplemen minyak ikan dan beberapa makanan lain yang diperkaya oleh asam lemak omega-3 dan DHA.

6. Ajak anak berolahraga
Aktivitas fisik yang teratur bermanfaat terhadap kesehatan secara keseluruhan dan juga fungsi otak.

Sebuah penelitian terbaru di Medical College of Georgia di Augusta menemukan bahwa ketika anak-anak yang kelebihan berat badan pada usia 7 sampai 11 dan berolahraga selama 20 atau 40 menit sehari, mengalami perbaikan fungsi kognitif otak setelah 13 minggu.

Hal tersebut terjadi karena gerak mengaktifkan daerah penting di otak yang mempengaruhi daya pikir anak. Ajak anak untuk melakukan olahraga pilihannya atau ajaklah anak bersepeda secara rutin.

7. Kenalkan permainan edukatif pada anak
Permainan seperti teka-teki membutuhkan ketrampilan, strategi dan memori otak untuk menyelesaikannya. Bermain permainan yang edukatif dapat membantu otak anak Anda menjalin hubungan saraf baru.

8. Batasi waktu anak menonton TV
Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menonton TV dan bermain video game telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan, makan makanan tidak sehat dan hal lainnya yang berhubungan dengan masalah kesehatan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa siswa yang menghabiskan lebih banyak waktu menonton TV selama minggu, tidak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di sekolah.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk membatasi waktu menonton TV maksimal dua jam per hari.

9. Sediakan camilan sehat untuk anak
Makanan ringan dapat memberikan tambahan asupan pada otak, tetapi tergantung pada konten gizinya.

Para peneliti di University of Southern California Institute for Prevention Research menemukan bahwa kemampuan fungsi kognitif anak berhubungan negatif dengan asupan makanan ringan yang tinggi kalori dan berhubungan positif dengan asupan buah dan sayuran.

Anak-anak yang kurang makan tidak memiliki nutrisi yang tepat untuk perkembangan otak, sehingga penuhi kebutuhan makanan anak dengan emnyediakan makanan ringan yang sehat.

10. Ajak anak berlatih memainkan alat musik
Peneliti dari Perancis menyatakan bahwa pelatihan musik selama 6 bulan saja dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak.

Kemampuan membaca anak meningkat dan anak menjadi mudah menangkap arah pembicaraan orang lain. Pelatihan musik juga mendorong pengembangan saraf yang tercermin dalam pola tertentu dari gelombang otak.

11. Berikan asupan vitamin melalui buah dan sayuran
Buah dan sayuran yang sarat akan kandungan vitamin dan mineral dapat meningkatkan kesehatan phytochemical. Buah dan sayuran juga kaya antioksidan, yang melawan radikal bebas dan melindungi perkembangan otaknya.

Dalam studi di University of Southampton di Inggris menemukan bahwa anak yang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan memiliki skor IQ lebih tinggi baik secara keseluruhan maupun verbal.

12. Bantu anak mengatasi stres
Stres pada anak dapat mengganggu fungsi otaknya. Dalam sebuah penelitian terhadap anak-anak usia 9 sampai 12 tahun, para peneliti di University of Malaga di Spanyol menemukan bahwa anak yang merasa stres memiliki hasil ujian yang melibatkan kecepatan memori dan perhatian yang lebih buruk daripada anak-anak yang tidak stres.

Jika anak Anda cemas tentang suatu hal, ajak anak berkomunikasi dan selesaikan masalah yang dialamai anak bersama. Ajak anak melakukan hal-hal yang menyenangkan agar terhindar dari stres.

13. Kurangi kebisingan
Penelitian yang dilakukan di University of London menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan yang bising akan kesulitan dalam memahami buku yang dibacanya.

Sementara itu, peneliti dari Kyoto University di Jepang menemukan bahwa anak-anak yang secara konsisten terkena kebisingan memiliki nilai yang lebih rendah pada tes memori.

Jika lingkungan rumah Anda rentan dengan kebisingan eksternal, lakukan langkah-langkah seperti memasang jendela ganda, tirai yang berat dan alat peredam kebisingan.

14. Biarkan anak Anda mengakrabkan diri dengan alam
Menghabiskan waktu di luar rumah dapat meningkatkan fungsi otak anak Anda, terutama perhatian, konsentrasi, kontrol impuls dan memori.

Alam tampaknya meremajakan otak dengan memberikan kesempatan pada mental otot untuk beristirahat.

Biarkan anak bermain-main di alam setidaknya selama 20 menit sehari. Anak dapat menghabiskan waktu di alam dengan membaca buku di taman, bersepeda di jalanan yang ditumbuhi pepohonan, dan bermain sepak bola.

15. Rapikan rumah Anda
Keadaan rumah yang berantakan dan tidak teratur mengarah pada pikiran yang kacau. Penelitian menunjukkan bahwa keadaan rumah yang berantakan dapat mempengaruhi fungsi intelektual anak.

Anak-anak yang berkembang dalam lingkungan yang rapi dan terstruktur, memiliki daya pikir yang lebih cemerlang dan fokus.
More about15 Cara Mudah Meningkatkan Kecerdasan Anak